PENTINGNYA MENJAGA IDEOLOGI KITA
(Oleh : Firmansyah Mahasiswa UNRAM)
Pancasila adalah dasar negara, dan menjadi sumber inspirasi perjuangan, penggerak bagi masyarakat Indonesia di dalam bernegara.Pancasila tidak sekadar legitimasi konstitusional sebagai syarat sah berdirinya sebuah negara, tetapi lebih dari itu, Pancasila haruslah benar-benar menjadi pandangan hidup di kalangan masyarakat, yang merekatkan seluruh keragaman yang pada saat ini rentan tercoreng, dimanaada ormas ormas yang tidak lagi menganggap Pancasila sebagai ideologi. Oleh karenanya kita harus memaknai Pancasila dalam konteks sejarah kemerdekaan. Pemaknaan itu adalah, pertama, nilai-nilai tersebut memiliki makna khas ketika kelimanya dirangkum menjadi satu kesatuan nilai. Artinya, makna Pancasila itu sendiri telah mengandung spirit ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Inilah jiwa Indonesia itu, jiwa yang akan mengerakan kita untuk terus berjuang.
Masyarakat harus memandang Pancasila tidak semata-mata dipahami sebagai seremoni atau sekadar hafalan, tetapi merupakan upaya memahami proses penggalian terhadap Pancasila. Pancasila bukanlah slogan, tapi cita-cita dan petunjuk bagaimana perjuangan itu diarahkan dan dilakukan oleh masyarakat kita. Dengan itu, kita dapat memaknai lebih dalam kekuatan dan kesadaran dari seluruh kiprah perjuangan, baik sebelum maupun sesudah kemerdekaan.
Dalam seminar yang diadakan oleh Pt.djarum di Universitas Mataram (12,April.2018). Yang juga banyak melibatkan mahasiswa. Dalam seminar tersebut menjelaskan bagaimana Pancasila sebagai ideologi revolusioner, ideologi yang tidak sudi terhadap segala bentuk penindasan dan penjajahan. Sebuah ideologi perlawanan terhadap segala hal yang bertentangan dengan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, kerakyatan, dan keadilan. Pancasila juga merupakan ideologi atas cita-cita masyarakat. Visi yang akan dicapai. Pancasila adalah tatanan masyarakat Indonesia, bentuk masyarakat Indonesia. Sehingga jelas bagaimana kita mengambarkan masyarakat itu, mengambarkan masyarakat yang akan kita perjuangankan, masyarakat Pancasila atau keberagaman, bukan masyarakat yang menginginkanmempunyai ideologi yang berbentuk agama tertentu.
Oleh karenanya,hanya dengan kesetiaan kepada Pancasila itulah Indonesia akan mencapai cita-cita seperti yang diamanatkan oleh perjuang kemerdekaan. Setia kepada Pancasila merupakan harga mati sebagai bakti kita mencitai negara Indonesia. Dengan demikian, kita akan mampu bertarung baik semangat, pikir, dan tindakan kita dalam melawan musuh-musuh Indonesia baik di dalam negeri maupun di luar negeri.Perjuangan kemerdekaantelah menggariskan bahwa bentuk negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Proses pemilihan bentuk negara ini tentu juga tidak lepas dari pembacaan para pejuang pendahulu atas kondisi Indonesia dan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia. Hanya dengan kesatuan yang bersendi pada kedaulatan rakyatlah Indonesia akan mampu menghadapi segala bentuk ancaman, tantangan, gangguan dan hambatan yang akan dihadapinegara kita.
proses perjuangan Indonesia di dalam mencapai kemerdekaan,mengalahkan kolonialisme, hanya dengan kesatuan rakyatnya. Bersatunya kekuatan seperti inilah yang menjadikan kita merdeka dari segala bentuk penjajahan. Indonesia, hasil kucuran air dari jutaan rakyat yang melawan penjajahan, dari cucuran darah, keringat, dan air mata para pendahulu kita. Jelas bahwa kedaulatan bangsa bukan sesuatu yang dapat ditawar-tawarkan apalagi digadaikan. Kedaulatan bangsa harus dijaga dan diperjuangkan tanpa kompromi.
bukti bahwa penjajahan yang kita hadapi sekrang bukanlah melawan penjajahan secara fisik tetapi penjajahan dengan ideologi ideologi yang akan memecah belah bangsa Indonesia. Banyaknya investasi investasi asing yag muncul sebagai tanda bahaya bagi masyarakay kita tekhnologi semakin canggih dan masyarakat mulai terbawa arus globalisasi dan pemuda-pemuda menjadi korban kecanduan era globalisasi.
Saat ini memang bentuk penjajahan semakin sulit terlihat dengan kasat mata, mudahnya mengakses informasi pada saat ini harus kita antisipasiagar kedaulatan bangsa kita dapat dijaga. Tidaklah mungkin cita-cita masyarakat adil dan makmur itu dapat terwujud bila kedaulatan bangsa tidak ditegakan. Oleh karenanya kita harus setia pada perjuangandan kedaulatan bangsa meneruskan perjuangan kemerdekaan danmenjaga kedaulatan bangsa, dengan bersama-sama menjaga eksistensi pancasila agar faham dan iideologi menyimpang tidak memecah belah bangsa
(Oleh : Firmansyah Mahasiswa UNRAM)
Pancasila adalah dasar negara, dan menjadi sumber inspirasi perjuangan, penggerak bagi masyarakat Indonesia di dalam bernegara.Pancasila tidak sekadar legitimasi konstitusional sebagai syarat sah berdirinya sebuah negara, tetapi lebih dari itu, Pancasila haruslah benar-benar menjadi pandangan hidup di kalangan masyarakat, yang merekatkan seluruh keragaman yang pada saat ini rentan tercoreng, dimanaada ormas ormas yang tidak lagi menganggap Pancasila sebagai ideologi. Oleh karenanya kita harus memaknai Pancasila dalam konteks sejarah kemerdekaan. Pemaknaan itu adalah, pertama, nilai-nilai tersebut memiliki makna khas ketika kelimanya dirangkum menjadi satu kesatuan nilai. Artinya, makna Pancasila itu sendiri telah mengandung spirit ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan. Inilah jiwa Indonesia itu, jiwa yang akan mengerakan kita untuk terus berjuang.
Masyarakat harus memandang Pancasila tidak semata-mata dipahami sebagai seremoni atau sekadar hafalan, tetapi merupakan upaya memahami proses penggalian terhadap Pancasila. Pancasila bukanlah slogan, tapi cita-cita dan petunjuk bagaimana perjuangan itu diarahkan dan dilakukan oleh masyarakat kita. Dengan itu, kita dapat memaknai lebih dalam kekuatan dan kesadaran dari seluruh kiprah perjuangan, baik sebelum maupun sesudah kemerdekaan.
Dalam seminar yang diadakan oleh Pt.djarum di Universitas Mataram (12,April.2018). Yang juga banyak melibatkan mahasiswa. Dalam seminar tersebut menjelaskan bagaimana Pancasila sebagai ideologi revolusioner, ideologi yang tidak sudi terhadap segala bentuk penindasan dan penjajahan. Sebuah ideologi perlawanan terhadap segala hal yang bertentangan dengan nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, kerakyatan, dan keadilan. Pancasila juga merupakan ideologi atas cita-cita masyarakat. Visi yang akan dicapai. Pancasila adalah tatanan masyarakat Indonesia, bentuk masyarakat Indonesia. Sehingga jelas bagaimana kita mengambarkan masyarakat itu, mengambarkan masyarakat yang akan kita perjuangankan, masyarakat Pancasila atau keberagaman, bukan masyarakat yang menginginkanmempunyai ideologi yang berbentuk agama tertentu.
Oleh karenanya,hanya dengan kesetiaan kepada Pancasila itulah Indonesia akan mencapai cita-cita seperti yang diamanatkan oleh perjuang kemerdekaan. Setia kepada Pancasila merupakan harga mati sebagai bakti kita mencitai negara Indonesia. Dengan demikian, kita akan mampu bertarung baik semangat, pikir, dan tindakan kita dalam melawan musuh-musuh Indonesia baik di dalam negeri maupun di luar negeri.Perjuangan kemerdekaantelah menggariskan bahwa bentuk negara kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Proses pemilihan bentuk negara ini tentu juga tidak lepas dari pembacaan para pejuang pendahulu atas kondisi Indonesia dan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia. Hanya dengan kesatuan yang bersendi pada kedaulatan rakyatlah Indonesia akan mampu menghadapi segala bentuk ancaman, tantangan, gangguan dan hambatan yang akan dihadapinegara kita.
proses perjuangan Indonesia di dalam mencapai kemerdekaan,mengalahkan kolonialisme, hanya dengan kesatuan rakyatnya. Bersatunya kekuatan seperti inilah yang menjadikan kita merdeka dari segala bentuk penjajahan. Indonesia, hasil kucuran air dari jutaan rakyat yang melawan penjajahan, dari cucuran darah, keringat, dan air mata para pendahulu kita. Jelas bahwa kedaulatan bangsa bukan sesuatu yang dapat ditawar-tawarkan apalagi digadaikan. Kedaulatan bangsa harus dijaga dan diperjuangkan tanpa kompromi.
bukti bahwa penjajahan yang kita hadapi sekrang bukanlah melawan penjajahan secara fisik tetapi penjajahan dengan ideologi ideologi yang akan memecah belah bangsa Indonesia. Banyaknya investasi investasi asing yag muncul sebagai tanda bahaya bagi masyarakay kita tekhnologi semakin canggih dan masyarakat mulai terbawa arus globalisasi dan pemuda-pemuda menjadi korban kecanduan era globalisasi.
Saat ini memang bentuk penjajahan semakin sulit terlihat dengan kasat mata, mudahnya mengakses informasi pada saat ini harus kita antisipasiagar kedaulatan bangsa kita dapat dijaga. Tidaklah mungkin cita-cita masyarakat adil dan makmur itu dapat terwujud bila kedaulatan bangsa tidak ditegakan. Oleh karenanya kita harus setia pada perjuangandan kedaulatan bangsa meneruskan perjuangan kemerdekaan danmenjaga kedaulatan bangsa, dengan bersama-sama menjaga eksistensi pancasila agar faham dan iideologi menyimpang tidak memecah belah bangsa
Komentar
Posting Komentar